Bagi orang yang memiliki kreativitas dan menyukai kompetensi, kehadiran taman di sekitar rumah dan keindahan panorama di dalam akuarium belumlah memuaskan. Biasanya mereka memilih jenis ikan yang dapat dikonteskan seperti diskus atau koi. Namun sayangnya kedua jenis ikan tersebut dikenal cukup rumit perawatannya dan harganya pun tidak mudah terjangkau setiap kalangan. Akibatnya, banyak hobiis ikan hias berpaling ke cupang slayer yang harganya relatif lebih murah dan sarat dengan ajang kompetisi.
Bagi para hobiis ikan yang menyukai kebersihan, memilih cupang hias sebagai ikan kesayangan sangat cocok. Ini disebabkan ikan yang berekor rumbai-rumbai ini selalu mengharapkan air yang bersih sebagai media tempat tinggalnya.
Ditinjau dari harganya, ikan ini dapat dijangkau semua kalangan. Cupang hias. Cupang hias yang masih kecil, misalnya dapat diperoleh dengan harga Rp 2.000,00-5.000,00 per ekor. Harga tersebut bisa lebih tinggi lagi kalau bentuk tubuhnya unik atau kombinasi warnanya sudah sangat menarik. Walaupun masih kecil bisa mencapai Rp 15.000,00-50.000,00. Apabila sudah besar dan keindahan sirip-siripnya sudah tampak, harganya akan semakin tinggi. Di awal tahun 2001, harga cupang hias dewasa di pasaran mencapai Rp 200.000,00-500.000,00, tergantung ukuran tubuhnya. Bagi penangkar maupun pedagang, mahalnya cupang di pasaran merupakan peluang menggiurkan.
Untuk merawat cupang hias tidaklah terlalu sulit. Pakannya cukup berupa kutu air (Dapnia sp.) atau larva nyamuk yang dengan mudah dapat diperoleh dari alam. Hanya airnya saja yang harus selalu bersih.
Pustaka
Perkasa BE. 2001. Merawat Cupang Hias untuk Kontes. Penerbar Swadaya. Jakarta.
Selasa, 22 Januari 2008
Keindahan dan Daya Tarik Cupang Hias
Diposting oleh
adhi cahyono
di
04.34
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar